Slider 1
Slider 2
Slider 3








Sejarah Sekolah

SD Muhammadiyah Bantul Kota (Mubata) memiliki sejarah yang berawal dari sekolah filial (cabang) SD Muhammadiyah Pepe. Pada awalnya, sekolah ini belum memiliki tempat tetap dan kegiatan belajar mengajar sering berpindah-pindah. Perjuangan tokoh Muhammadiyah, khususnya Mbah Syuaib, sangat berperan dalam mendapatkan gedung bekas SMI sebagai lokasi belajar. Berdasarkan dokumen tertua, tanggal 17 Januari 1987 ditetapkan sebagai hari berdirinya sekolah.

Awal Mula (1987-2026)

Awal berdirinya, SD Muhammadiyah Bantul Kota merupakan solusi atas kelebihan siswa di SD Muhammadiyah Pepe. Sekolah ini kemudian berkembang hingga memutuskan untuk berdiri sendiri. Secara resmi menjadi sekolah mandiri pada 8 Agustus 1994 setelah mendapatkan izin operasional dari Dinas Pendidikan. Sejak saat itu, sekolah terus berjalan sebagai lembaga pendidikan mandiri hingga sekarang.

Masa Perkembangan (2006-2026)

Perkembangan sekolah berlangsung cukup pesat, terutama setelah menjadi sekolah mandiri. Peningkatan jumlah siswa, pembangunan fasilitas, serta dukungan masyarakat menjadi faktor utama. Setelah gempa Yogyakarta 2006, sekolah mendapatkan bantuan pembangunan gedung baru. Selanjutnya, pembangunan terus berlanjut melalui dana pemerintah (DAK). Pergantian kepemimpinan dari masa ke masa juga turut mendorong kemajuan sekolah hingga memiliki ratusan siswa dan menjadi sekolah pilihan di Bantul

Era Modern (Sekarang)

Memasuki era modern, SD Muhammadiyah Bantul Kota mengembangkan identitas sebagai “Sekolah Para Juara”. Hal ini ditandai dengan pembangunan gedung modern seperti “The Champion Building” (gedung 4 lantai) serta penguatan branding sekolah. Selain itu, sekolah juga aktif dalam berbagai program seperti Adiwiyata, literasi, dan kegiatan ekstrakurikuler unggulan. Prestasi dan inovasi terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing sekolah di masyarakat.

Sejarah Kepala Sekolah

awal berdiri-1996

Bapak. Dirianto, Am. Pd.

Sekolah Para Juara resmi didirikan dengan 24 ruang kelas.

1996-2006

Bapak Rismanto, S.Pd.

Pembangunan gedung permanen dan penambahan fasilitas.

2006-2009

Ibu Nuroh Hidayatun, S.Pd.

Meraih akreditasi B Sekolah Para Juara.

2009-2011

Bapak Drs. Sutopo, M.Pd.

Berhasil meningkatkan akreditasi menjadi A (Unggul).

2011-2019

Ibu Rokini, M.Pd.

Menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai sekolah penggerak.

2019-sekarang

Bapak Andika Dwi Cahyanto, S.Pd.

Menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai sekolah penggerak.